Widget HTML Atas

EDUKASI MASYARAKAT OLEH DOSEN DAN MAHASISWA APOTEKER FK UNTAN SUKSES DIGELAR, DORONG PENINGKATAN PENGETAHUAN KEAMANAN PENGGUNAAN OBAT HERBAL DI DESA PARIT BARU

 

EDUKASI MASYARAKAT OLEH DOSEN DAN MAHASISWA APOTEKER FK UNTAN SUKSES DIGELAR, DORONG PENINGKATAN PENGETAHUAN KEAMANAN PENGGUNAAN OBAT HERBAL DI DESA PARIT BARU
 



KUBU RAYA - Kepercayaan masyarakat bahwa obat herbal tidak ada efek samping dan selalu aman karena alami menyebabkan meningkatnya pengobatan mandiri (swamedikasi) yang dilakukan masyarakat. Salah kaprah ini mengakibatkan rentan terjadi kesalahan dalam penggunaan obat, terutama penggunaan obat herbal. Permasalahan mengenai efek samping obat herbal semakin marak dan semakin meningkat prevalensinya.

Peningkatan kesehatan masyarakat salah satunya adalah dengan cara memastikan produk obat herbal yang beredar di masyarakat terjamin dan layak dikonsumsi. Desa Parit Baru di Kecamatan Sungai Raya termasuk desa yang warganya terbiasa menggunakan obat herbal sebagai pengobatan mandiri. Berdasarkan keterangan dari Kepala Desa Parit Baru, Musa, S.HI belum pernah dilakukannya penyuluhan mengenai penggunaan obat herbal yang benar dan aman.

Hal ini yang mendasari, Dosen Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura diketuai oleh apt. Hadi Kurniawan, S.Farm., M.Sc. dan anggota apt. Dr. Inarah Fajriaty, M. Si., serta melibatkan mahasiswa Pendidikan Profesi Apoteker angkatan XX untuk melakukan edukasi kepada masyarakat di Desa Parit Baru, Kabupaten Kubu Raya sebagai upaya “Meningkatkan Pengetahuan Keamanan Penggunaan Obat Herbal di Desa Parit Baru”.

 

Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengetahui kemampuan awal peserta, kemudian pemberian materi edukasi disertai diskusi dan tanya jawab. Selanjutnya peserta diberikan post-test untuk mengukur pengetahuan peserta setelah dan sebelum kegiatan.



Program edukasi ini sukses dilakukan 25 Mei 2024 lalu di Aula Kantor Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, dengan pemaparan materi dan diskusi tentang pemilihan dan penggunaan obat herbal yang tepat serta panduan penggunaan aplikasi BPOM dan E-MESOT.

Setelah kegiatan ini dilaksanakan diharapkan dapat menjawab permasalahan yang dihadapi mitra sehingga meningkatnya pengetahuan mitra mengenai obat herbal, pemanfaatan obat herbal dan pemilihan produk obat herbal yang aman; teredukasinya masyarakat melalui penyuluhan mengenai CEK KLIK BPOM (Cek Kemasan, Label, Izin Edar dan Kadaluarsa) salah satunya dengan cara pengecekan keamanan obat herbal dengan bantuan aplikasi BPOM di smartphone maupun website BPOM; serta teredukasinya masyarakat melalui penyuluhan mengenai cara penggunaan aplikasi E-MESOT (Monitoring Efek Samping Obat Tradisional) dalam melaporkan efek samping obat herbal.

 


Diakhir acara dilakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan melalui kuisioner. Kegiatan ini mendapat respon yang baik serta antusias tanya jawab dari peserta dikarenakan kebanyakan dari peserta belum mengetahui bagaimana penggunaaan obat herbal yang tepat.

Hadi Kurniawan Apt
Hadi Kurniawan Apt Just Cool Just Smile

No comments for "EDUKASI MASYARAKAT OLEH DOSEN DAN MAHASISWA APOTEKER FK UNTAN SUKSES DIGELAR, DORONG PENINGKATAN PENGETAHUAN KEAMANAN PENGGUNAAN OBAT HERBAL DI DESA PARIT BARU"